PANTAS


Pernahkah kita melihat orang sukses yang dalam pandangan kita begitu WOW?

Semua orang pasti ingin sukses dalam semua bidang.

Sayang sekali kadang keinginan untuk sukses itu menjadi buram. Bukan karena tidak tahu ukuran kesuksesan. Tapi kita sibuk menghakimi orang bahkan terburuk nya, hanya melihat keburukan nya saja.

Halooooo….. sudah jadi orang paling baik seperti malaikat?

Sebelum kita “menghakimi” orang yang sukses itu, dan mencari seruas jarum keburukan nya, ada satu pertanyaan. Pernahkah kita memantaskan diri kita untuk menjadi sukses? Stop dulu dengan kata-kata yang mengerdilkan dan menghakimi orang sukses yang tidak kita sukai itu.

Ingat. Semua orang yang kita temui ini punya pesan untuk kita.

Hidup itu isi nya tidak cuma paket hemat. Tapi juga paket komplit. Termasuk komplit ketemu orang baik sampai orang yang kelewatan bikin gregetan nya.

Buang jauh keinginan untuk tidak bertemu dengan orang yang menyebalkan. karena suka atau tidak suka orang menyebalkan itu akan hadir dalam hidup mu.

Lempar ke jembatan rasa bahwa ada orang yang terburuk yang pernah hadir dalam hidup mu. Sampai-sampai kau bercerita tentang kekurangan nya. Tapi kau lupa akan kebaikan nya. Karena, jangan ge er kalau kau mengatakan bahwa kau adalah orang yang sudah cukup baik “di pandangan mata” mu, sehingga kau merasa sudah punya hak untuk menghakimi orang lain. Karena orang yang sukses, mereka akan belajar dari siapa pun. kalau perlu belajar dari nyamuk sekalipun.

Ya.

Semua orang ingin sukses.

Dan untuk saya, ukuran kesuksesan saya adalah saat Allah ridho atas apa yang saya lakukan. Dan saya masih harus bekerja keras untuk itu.

Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. (QS. Al-Muminun [23] ayat 1)

Bagaimana dengan kau? seberapa pantas kau bisa disebut sukses?

Ps. Kalau ada yang tersindir, ya maaf…Tulisan ini buat pengingat saya sendiri yang kadang masih kampret

Rambut Monte, Blitar, Agustus 2013