I CHOOSE MY BATTLE


Yesterday I sent a message as clear and steady as a star. World happiness is nothing. If not following with happiness of heaven.

Comfort the grieving, not those who think only of how to live. Those shredding is really healing. To tear me into pieces.

Dunia saya adalah dunia yang dekat dengan harmoni alam semesta. Kadang mengunjungi dunia yang dekat dengan kematian.

Dan kita semua akan mati, kan?

Dan apakah kebahagiaan mu itu?
Jalan kehidupan ini tidak jauh dari lindungan Tuhan. Yang menciptakan mu.

Menjalankan peran di kehidupan ini dengan mudah? Semua orang menginginkan nya. Termasuk saya.

Setiap hal adalah baik. Terasa sulit saat saya berusaha mengatur kehidupan ini. Sementara Allah itu sudah ada jauh sebelum adanya orang-orang suci.

Dan siapalah saya ini?

Dan iya, saya memilih pertarungan saya sendiri. Karena membagikan nya pun tidak akan membuat keriuhan itu menjadi lebih ringan.

Kebahagiaan itu adalah kita.
Menjadi ada di saat ini.
Dan juga bagi orang di sekeliling kita.
Mereka menjadi ada di saat ini di waktu mereka sendiri.
Meminta orang lain untuk masuk dalam waktu kita adalah sama dengan membuat kombinasi cerita yang baru.

Sama hal nya seperti orang lain melihat kita.
Waktu mereka adalah waktu mereka.

Semua sudah baik adanya
Kebaikan bukan karena orang itu baik
Atau
Kebaikan bukan karena saya yang baik
Tapi kebaikan adalah karena Allah yang meniupkan kebaikan dalam diri mu.

Terserah Engkau, ya Allah!